Rabu, 07 Oktober 2009

pengenalan C++

Sejarah versi

Rilis pertama dari Turbo C++ pertama kali tersedia pada tahun 1988, saat MS-DOS menguasai pasaran komputer personal. Produk ini ditembangkan dalam versi 1.0, berjalan pada OS/2 dan versi 1.01, berjalan pada MS-DOS. Pada perkembangannya kompiler ini dapat pula digunakan untuk menghasilkan program-program COM dan EXE, dan dipaketkan bersama Borland Turbo Assembler untuk prosesor Intel x86.

Turbo C++ 3.0 ditembangkan pada tahun 1992, dan muncul pada saat-saat munculnya penembangan Microsoft Windows 3.1. Turbo C++ 3.0 pada mulanya diperkenalkan sebagai kompiler untuk sistem operasi MS-DOS yang mendukung templat, mampu digunakan untuk menghasilkan kode aplikasi dalam modus terproteksi, dan menghasilkan kode yang ditujukan untuk prosesor-prosesor intel sebelumnya, seperti prosesor Intel 80186.

Setelah Windows 3.1 mulai tersedia secara luas, Turbo C++ ditembangkan dengan dukungan terhadap MS-Windows. IDE pertama yang berbasis windows adalah Turbo C++ for Windows, diikuti dengan Turbo C++ 3.1 dan Turbo C++ 4.5. Ada anggapan mungkin saja lompatan versi dari 1.x ke versi 3.x merupakan cara untuk menyelaraskan tembang Turbo C++ dengan versi-versi Microsoft Windows.

Pada akhirnya Turbo C++ digantikan oleh Borland C++ yang lebih lengkap dan kaya akan fitur, namun pada akhirnya menghilangkan fitur yang menjadi kesuksesan jajaran produk Turbo, seperti kecepatan kompilasi dan fasilits dari IDE yang sangat baik.


sumber referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Turbo_C%2B%2B#Sejarah_versi


Dasar Program C++

Hal yang menjadi catatan penting di sini bahwa program C++ bersifat Case Sensitive, artinya huruf besar dan kecil dianggap beda. (Dalam contoh ini memakai program Turbo C++)
Contoh program C++ :
#include "iostream.h"
void main()
{
cout << "Hello world.\n"; }
A. FILE HEADER
iostream.h pada contoh diatas disebut file header, yang diperlukan agar perintah cout bisa dijalankan.

Untuk mengaksesnya, digunakan perintah #include , atau #include “file header”. Dalam suatu program bisa jadi melibatkan lebih dari satu file header. File header untuk printf adalah stdio.h
File header untuk clrscr() adalah conio.h

B. FUNGSI MAIN()
Tulisan main()
merupakan nama fungsi, sedangkan bagian yang diapit dengan { dan } disebut blok (tubuh fungsi). Sedangkan perintah void bermakna bahwa fungsi main() tidak mengembalikan nilai/value.

C. STATEMENT
Perintah cout << "Hello world.\n"; adalah salah satu contoh statement. Perintah tersebut digunakan untuk menampilkan tulisan pada layar. Setiap statement harus diakhiri dengan ; (titik koma). Tanda \n digunakan untuk pindah baris. Bandingkan hasilnya contoh diatas dengan di bawah ini:
#include "stdio.h"
void main()
{
printf ("Hello world.\n");
}
D. MENGHAPUS LAYAR
Untuk menghapus/membersihkan layar dalam program C++ digunakan perintah clrscr(). Perintah ini bisa dijalankan setelah ditambahkan file header conio.h.
Contoh:
#include "stdio.h"
#include "conio.h"
void main()
{
printf ("Hello world.\n");
clrscr();
}

E. KOMENTAR
Anda dapat menambahkan komentar pada program C++ Anda. Berikut ini style untuk menambah komentar.
// ----------------------------------
// ini adalah komentarku yang pertama
// ----------------------------------
atau
/* ----------------------------------
ini adalah komentarku yang pertama
---------------------------------- */
Contoh:
#include "iostream.h"
void main()
{
//Perintah ini untuk menampilkan Hello world dilayar :
cout << "Hello world.\n"; /*Perintah ini untuk menampilkan Latihan Torbo C++ dilayar : */ cout << "Latihan Torbo C++.\n"; }

Sumber : http://kliksanasini.blogspot.com


Selasa, 06 Oktober 2009

amatir nih

bagi2 ya ilmuny